Cara Investasi Emas–Investasi merupakan keharusan yang mesti dilakukan, apabila kita mengingkan kemapanan ekonomi di masa depan. Apalagi jika berkeinginan untuk bisa memiliki usaha sendiri atau keinginan jangka panjang lainnya, maka investasi menjadi pilihan yang harus dilakukan.

Tentu semua tahu bahwa banyak jenis investasi yang bisa dilakukan. Namun investasi apa yang paling aman dan menguntungkan? Ini menjadi salah satu pertanyaan yang cukup banyak ditanyakan bagi seorang yang baru mengawali untuk berinvestasi. Nah, kali ini admin atursaja.com akan mengulas tentang cara investasi emas bagi pemula agar bisa memberikan keuntungan maksimal di kemudian hari.

Mengapa harus investasi emas,apa keuntungan dan adakah kerugian jika kita berinvestasi emas? Silahkan baca artikel Mau Investasi Emas? Pahami Dulu 5 Keuntungan dan Kerugiannya.

Bagaimana Cara Investasi Emas Bagi Pemula?cara investasi emas

Nah, jika sudah paham apa keuntungan dan kerugian investasi emas selanjutnya pasti akan tertarik untuk berinvestasi di emas, tapi bagaimana caranya? Dan saya masih sangat pemula? Tenang kali ini kita bahas bersama bagaimana cara investasi emas bagi pemula agar memberikan keuntungan maksimal dimasa depan. Yuk, simak bersama tips nya berikut.

1. Rencanakan Dengan Baik Sebelum Investasi

Perencanaan yang baik dan jelas sangat penting agar investasi yang dilakukan bisa berjalan lancar. Begitu juga sebelum memutuskan untuk investasi emas, harus di rencanakan dengan baik agar tidak mengakibatkan kerugian. Keputusan yang hanya mengikuti trend biasanya tidak berlangsung lama dan sering kali menimbulkan penyesalan bahkan kerugian.

Oleh sebab itu, sebelum memutuskan untuk investasi emas sebaiknya kamu sudah memiliki perencanaan dari investasi yang akan kamu lakukan. Misal investasi untuk tujuan pendidikan anak, biaya naik umroh atau haji, atau mungkin bagi yang masih lajang, bisa menentukan tujuan investasiuntuk pernikahan.

2. Update perkembangan harga emas secara berkala

Sebelum memutuskan untuk berinvestasi emas, ada baiknya kamu amati terlebih dahulu pergerakan harga emas atau logam mulia di pasar global. Dengan mengetahui naik turunnya harga emas, tentu kamu akan dengan mudah memutuskan kapan harus beli dan kapan harus jual emas, jika memang terpaksa harus menjualnya.

Karena tentu kamu tidak ingin mengalami kerugiankan, jangan sampai kamu beli emas disaat harga sedang tinggi dan menjualnya kembali disaat harga sedang rendah. Seperti yang dikupas oleh Sahabat Pegadaian di halaman situsnya, waktu yang disarankan untuk beli emas berkisar antara bulan A pril hingga pertengahan Juni. Karena diantara bulan tersebut, harga emas cenderung menurun sementara permintaannya sendiri meningkat. Dan hindari beli emas saat bulan November sampai Desember, sebab biasanya diakhir tahun harga emang cenderung naik, walau belum bisa dipastikan setiap tahunnya.

3. Sesuaikan Kempampuan Keuanganmu .

Berinvestasi emas memang tidak melulu harus langsung besar, kita bisa memulainya dengan membeli emas dengan ukuran kecil, misal mulai beli emas 0,5 gram atau 1 gram terlebih dahulu. Jangan sampai terlalu memaksakan untuk beli langsung banyak, tapi ternyata baru beberapa hari kemudian harus menjualnya kembali.

Kamu bisa memulai investasi emas dengan nominalyang terjangkau, apalagi saat ini sudah cukup banyak lembaga yang menyediakan investasi emas dengan cara nabung atau arisan.Seperti di Pegadaian atau di Bank Syariah, kita bisa memulainya dengan iuran investasi hanya sekitar Rp.50.000 saja per bulan.

4. Jangan Salah Pilih Jenis Investasi Emas

Jika niat atau tujuan kamu membeli emas untuk investasi, maka sangat disarankan untuk beli emas batangan atau logam mulia bukan emas dalam bentuk perhiasan. Kenapa, karena investasi logam mulia lebih menguntungkan dan lebih tepat sebagai simpanan masa depan ketimbang perhiasan.

Logam mulia memiliki harga jual yang cenderung tinggi, karena logam mulia lebih terjamin kemurniannya. Berbeda dengan emas perhiasan yang terkadang sedikit tercampur dengan bahan lain saat pembuatannya.

5. Perhatikan tempat penyimpanan emas

Emas atau logam mulia sangat mudah dibawah atau dipindahkan. Ini menjadi sedikit kekurangan ketika kita memilih investasi emas. Maka, kamu harus memastikan tempat penyimpanan yang aman ketika memutuskan untuk berinvestasi emas. Jangan sampai emas atau logam mulia yang dimiliki cacat atau bahkan hilang.

Biasanya untuk menyimpan emas yang sudah dibeli, bisa disimpan sendiri dirumah dengan menggunakan brankas khusus. Namun menurut kami sangat tidak disarankan, ada baiknya kalo menyimpanya dengan menggunakan layanan Safe Deposit Box yang biasanya disediakan oleh bank khusus untuk menyimpan barang berharga milik nasabah.

Emas Apa Yang Bagus Untuk Investasi?

Setelah membaca tips diatas, tentu kamu bisa mengambil kesimpulan. Bahwa tidak semua jenis emas bagus untuk investasi terlebih ketika emas telah di rubah dalam bentuk perhiasan. Maka, kembali kepada tujuan kamu, jika kamu beli emas untuk investasi maka jangan beli emas dalam bentuk perhiasan, tapi belilah emas batangan atau logam mulia.

Beda lagi, jika kamu ingin beli emas agar tampil lebih menarik saat datang ke pesta. Yah, silahkan beli emas dalam bentuk perhiasan. Tapi tentu, sangat tidak cocok jika tujuannya untuk investasi.

Kapan Harga Emas Turun di 2020?

Mengutip dari halaman web site Sahabat Pegadaian, bahwa sering kali harga emas turun saat sekitar antara bulan April hingga pertengahan Juni. Dan akan mengalami kenaikan cukup signifikan saat bulan November hingga Desember.

Tapi hal ini tidak bisa menjadi patokan, karena harga emas naik turunnya sangat dipengaruh harga emas dunia.

Bagaimana cara investasi emas di Pegadaian?

Salah satu lembaga yang menyediakan layanan untuk investasi emas adalah Pegadaian. Lalu bagaimana cara investasi emas di Pegadaian? Berikut beberapa pilihan cara untuk investasi emas di Pegadaian.

1. Mulia Tunai

Salah satu investasi emas yang ditawarkan oleh Pegadaian untuk personal atau individu. Cukup dengan menyerahkan kartu identitas yang masih berkalu dan mendatangi Outlet Pegadaian Galeri 24 dengan membayar nilai logam mulia yang akan dibeli, kamu sudah bisa memulai investasi emas dengan program Mulia tunai.

Pegadaian sendiri telah memiliki lebih dari 629 outlet Pegadaian Galeri 24 yang bisa diakses oleh nasabah yang ingin melalukan investasi emas dengan Mulia Tunai. Investasi Mulia Tunai bisa dimulai dari 1 gram bagi yang memiliki dana terbatas. Bagi yang uangnya berlebih bisa langsung melakukan investasi emas sampai dengan 1 kilogram dan mendapatkan emas bersertifikat.

2. Investasi Emas Secara Berkelompok: Mulia Arisan dan Kolektif

Jika secara personal atau individu masih cukup sulit untuk melakukan investasi emas, kita bisa memanfaatkan komunitas untuk memulai investasi emas dengan cara arisan dan kolektif.

Jika investasi emas dengan Mulia Tunai pembayarannya dilakukan secara cash, maka untuk investasi emas dengan Mulia Arisan dan Kolektif pembayarannya dalam bentuk arisan. Pilihan investasi emas secara berkelompok atau arisan dan kolektif ini sama seperti Mulia Tunai, bisa dimulai dari berat 1 gram hingga 1 kilogram.

Syarat untuk ikut program Mulia Arisan adalah setiap anggota arisan harus memiliki indestitas yang berlaku. Dan melakukan pembayaran uang muka yang bisa dimulai dari 10%. Selaku pilihan komunitas cerdas, penetapan harga dilakukan di awal arisan dan memiliki pilihan waktu pembiayaan yang fleksibel hingga 36 bulan. Selaian melalui outlet Pegadaian, pembayaran angsuran bisa dilakukan secara online ataupun melalui ATM.

3. Tabungan Emas

Bukan berarti kamu menyetorkan emas untuk di tabung, tapi kamu menyetor dalam bentuk uang dan nantinya uang tersebut akan dikonversi dalam bentuk emas. Tabungan emas yang ditawarkan oleh Pegadaian ini sangat terjangkau, hanya dengan uang Rp.5.000, kamu sudah bisa menabung emas batangan yang setara dengan 0.01 gram saat dikonversikan. Nah, kamu baru bisa mencairkan saldo tabungan emas jika saldo tabungan emas kamu setara dengan berat 1 gram.

Syarat untuk bisa menabung emas di Pegadaian, yakni dengan menyerahkan fotokopi kartu identitas resmi berupa KTP/SIM/Paspor yang masih berlaku. Kemudahan yang ditawarkan oleh Pegadaian untuk tabungan emas ini yakni, tersedianya layanan e-channels yang memudahkan nasabah untuk menabung emas kapan saja dan dimana saja.

4. Konsinyasi Emas

Berbeda dengan skema investasi emas yang lainnya. Konsinyasi Emas menggunakan skema titip-jual. Jadi Anda menitipkan emas anda di Pegadaian dan Pegadaian akan menjual emas Anda kepada nasabah lainnya. Tentu dari penjualan itu akan ada keuntungan, maka keuntungan tersbut adalah untuk kamu. Dan jangan kuatir emas kamu akan diganti oleh Pegadaian dengan kadar dan berat yang sama. Adapun syarata untuk ikut program Konsinyasi emas, kamu hanya cukup menyerahkan fotokopi KTP atau kartu identitas lainnya yang masih berlaku.

5. Investasi Emas dengan Produk Emasku

Program investasi emas dengan Produk Emasku merupakan program investasi emas dengan cara diangsur selama 12 kali. Program ini tersedia mulai dari berat 1 gram hingga 25 gram, dengan uang muka yang ringan yakni sebesar Rp.150.00 saja.

Cukup dengan menyerahkan fotokopi KTP yang masih berlaku dan membayar uang muka sebesar 150 rb, kamu sudah berkesempatan untuk memiliki logam mulia atau emas murni 24 karat dan bersertifikat.

Investasi emas batangan atau logam mulia sangat menjanjikan dan sangat aman untuk kebutuhan masa depan. Karena emas bersifat likuid untuk bisa memenuhi kebutuhan keuangan yang mendesak. Maka tidak heran jika emas masih menjadi pilihan utama bagi kebanyakan orang sebagai media investasi.

Nah, itulah beberapa cara investasi emas yang menguntungkan bagi pemula. Yang pasti tentukan cara yang kamu pilih tersebut sesuai dengan tujuan, kebutuhan, dan kemampuan Anda. Selamat berinvestasi!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here